Kamis, 10 Mei 2012

Upaya Mencegah Pesawat Sukoi Jatuh Kembali

 Cara Mengatasi ketika Mesin Pesawat Rusak di Udara

Ketika komunikasi udara pesawat Sukoi Super Jet terganggu dan hilang dari pantauan pusat komunikasi bandara Soekarno Hatta, maka apa yang ada dalam pikiran kita, kemungkinan pesawat tadi hilang, rusak, atau yang paling tragis, jatuh atau masuk ke laut.

Ketika kita mendengar atau melihat berita di televisi Indonesia membeli pesawat tempur Jet Sukoi, seperti dalam film atau yang ada pada tayangan televisi kita melihat pesawat tempur Sukoi atu jenis pesawat tempur jenis jet sangat canggih begitu pesawat tertembak atau maka pilot tinggal tarik tuas pada kursi lontar sehingga pilot selamat dan terlontar tinggi begitu dia terlontar maka dia membuka parasut untuk turun pesawat jatuh dan pilot selamat.

Pada peristiwa pesawat tempur hanya ada satu orang yaitu pilot sedangkan pada Pesawat Penumpang Sukoi daya tampung 93 orang, peristiwa kemarin 9/5 sekitar jam 10 membawa 50 penumpang 42 orang penumpang dan 8 kru termasuk tim dari sukoi Rusia ada dalam peswat tersebut. Disebut-sebut ketika berada pada ketinggian 6000 m pesawat kehilangan kontak.

Apa upaya yang bisa dilakukan oleh pesawat komersial agar ada cadangan ketika mesin rusak, komunikasi terputus, atau masalah kerusakan lain. Pada waktu naik kendaraan darat ketika mesin rusak mobil atau motor bisa berhenti. Cek kendaraan ada yang rusak diperbaiki. Kalau pesawat di udara rusak, sementara sampai saat ini upaya yang bisa dilakukan adalah mendarat darurat.

Upaya yang harus dibuat adalah dengan membuat parasut pesawat, lalu seberapa besar parasutnya. namanya juga tindakan preventif buatlah agar seperti pilot pesawat  jet tempur, jangan yang komersil tidak ada cadangan hidup sedangkan untuk pesawat yang hanya ada seorang pilot bisa selamat, mahal harga pesawat atau puluhan atau bahkan ratusan penumpang lainnya
tentulah mahal harga nyawa ratusan penumpang dibandingkan dengan harga pesawat yang jatuh

Jadi untuk pesawat di seluruh dunia terutama yang komersil buatlah parasut untuk pesawat sebagai upaya preventif ketika pesawat rusak di udara. Jangan ada lagi sukoi-sukoi yang lain jatuh dan mengorbankan puluhan atau bahkan ratusan nyawa manusia.

Minggu, 06 Mei 2012

Pelajaran dari menonton televisi

Hidup di era modern tak akan terlepas dari televisi di mana kita semua pasti banyak yang senang dengan acara televisi baik itu anak-anak sampai dewasa bahkan orang tua. Acara televisi juga  sangat beragam dari acara hiburan anak-anak sampai acara politik, ekonomi dan internasional.
Dunia bisa kita lihat dalam kotak (kata penyair kenamaan WS Rendra), namun dengan hadirnya acara-acara yang ada di televisi tersebut dapatkah masyarakat mengambil pelajaran, atau sebaliknya banyak yang menjadi korban, baik korban mode atau korban kekerasan akibat meniru tanyangan televisi. Yang jelas akibatnya masih bisa kita lihat disekitar kita anak-anak rajin nonton televisi acara kesayangan mereka seperti film kartun kapten subasa, dora emon, ibu-ibu masih banyak yang suka nonton sinetron sinetron cinta fitri, atau yang lagi tren untuk anak remaja sinetron putih abu-abu. Atau yang banyak cerita dendam dan laga di sinetron tutur tinular. ternya masih banyak yang jadi korbann di dunia kotak. Televisi juga punya sisi yang baik karena ini adalah media masa elektronik yang punya andil besar mengubah pandangan dan tata cara masyarakat kearah yang lebih baik
Pelajaran yang bisa diambil yaitu :
  1. Menonton acara televisi yang berseri mengakibatkan kecanduan, ketagihan, bagi sebagian masyarakat.
  2. Tayangan televisi banyak yang tidak mendidik (Temanya dendam, saling mencelakai, salah satu jadi korban terus-menerus
  3. Kita bisa terinspirasi dari tayangan yang mengajak pada usaha untuk maju yang dicontohkan orang-orang yang sudah sukses.
  4. Kita bisa meniru dalam dunia usaha yang dicontohkan dalam tayangan cara berbisnis atau membuat proyek pribadi
  5. Bersimpati pada musibah yang menimpa kelompok masyarakat, negara yang ada di belahan dunia kita.
Itulah televisi yang ada disekitar kita mengandung sisi yang baik dan tiidak baik maka kita sebagai masyarakat harus kritis memilih tayangan yang baik untuk kita dan keluarga jangan biarkan anak-anak banyak menonton  di depan televisi berjam-jam, karena akan mengurangi daya kreativitas anak.